Monday, 1 August 2016

Jenis-Jenis Ikan Koki yang Perlu Anda Ketahui



Jenis-Jenis Ikan Mas koki Yang Perlu Anda Ketahui

Kebanyakan orang mengira bahwa ikan maskoki semuanya mirip seperti yang kebanyakan orang tahu. Namun sebenarnya ada banyak sekali tipe ikan maskoki sekarang yang sudah bisa dipelihara dan dijadikan ikan pajangan di akuarium rumahan. Di Indonesia yang dikenal dengan ikan mas koki yaitu yang bertubuh bulat, ekor dan sirip banyak serta pergerakannya lambat. Namun secara umum semuanya tergolong dalam Goldfish atau ikan mas hias.
Ikan maskoki sudah menjadi ikan yang didomestikasi dan menjadi ikan peliharaan dirumah-rumah sejak zaman China kuno sekitar ribuan tahun yang lalu. Ikan Makoki sebenarnya merupakan keturunan dari ikan carper yang sebenarnya merupakan ikan domestikasi dan dijadikan sumber makanan pada zaman China kuno.
Kemungkinan akibat terjadinya perubahan mutasi genetik sehingga menghasilkan variasi warna yang berbeda-beda seperti merah, orange, kuning ataupun keemasan. Hal ini menarik banyak orang untuk memelihara dan mengembangbiakkan ikan carper secara selektif dan menghasilkan ikan mas biasa yang tubuhnya masih mirip dengan carper.
Jenis Ikan Maskoki
Namun kreatifitas dan keahlian para pembudidaya ikan mas tidak berahir sampai disitu, mereka menginginakn varietas ikan mas yang lebih banyak. Diduga akibat campur tangan manusia ini dan mungkin juga pengaruh alam maka lahirlah ikan hias maskoki yang sekarang dikenal sebagai Goldfish atau ikan maskoki yang bertubuh bulat, sirip ekor yang ganda, mata seperti balon dan bergerak lamban sehingga terlihat lucu. Sekarang ini, ikan mas biasa saja yang masih memiliki bentuk tubuh seperti nenek moyangnya.
Untuk membuktikan bahwa ikan caper adalah nenek moyang ikan maskoki, para peneliti telah melakukan penelitian terhadap kromosom ikan mas koki dan hasilnya bahwa ikan mas koki sekarang memiliki hubungan paling dekat dengan ikan carper. Mutasi dan mperubahan bentuk yang permanen ini justru menjadikannya semakin diminati oleh kebanyakan orang dan membuat harganyapun menjadi mahal.

Jenis-Jenis Ikan Hias Mas koki

Ada sekitar 300 an lebih jenis ikan mas koki sekarang yang tercatat dan merupakan hasil perkawinan silang ikan mas atau jenis ikan mas koki lainnya yang menghasilkan jenis warna atau bentuk tubuh yang baru dan lebih menawan. Berikut jenis ikan mas koki yang kami rangkum menjadi 3 kelompok jenis yakni mas koki berekor tunggal, berekor ganda dan mas koki tanpa sirip punggung.

A. Ikan Mas koki Berekor Tunggal

Ikan mas koki berekor tunggal ini merupakan jenis mas koki yang memiliki bentuk tubuh yang masih mirip dengan nenek moyangnya yakni ikan Carper. Perbedaan dengan moyangnya hanya pada warna dan bentuk siripnya. Ekor pada kelompok ini adalah tunggal (single tailed) dan termasuk dalam kelompok yang memiliki bentuk liar ikan carper. Yang termasuk kedalam jenis mas koki ini diantaranya adalah ikan mas biasa, ikan mas koki komet dan mas koki Shubunkin.
1. Ikan Mas
Ikan mas ini merupakan ikan mas yang paling menyerupai bentuk nenek moyangnya yakni ikan Carper. Ikan mas ini memiliki bentuk badan layaknya ikan liar memanjang dengan pergerakan yang cepat dan lincah serta memiliki ketahanan yang baik terhadap lingkungan. Ikan mas biasa ini sering dipelihara sebagai lauk.
Semua sirip ikan mas biasa tunggal dan warna ikan ini paling umum dikenal memiliki warna keemasan seperti namanya, namun ada juga yang berwarna campuran atau bercak-bercak.
2. Ikan Mas koki Komet
Ikan mas koki komet ini merupakan ikan mas yang dikembangkan di Amerika dan diperkenalkan kepasar pada tahun 1800-an. Diberi nama komet karena bentuk tubuhnya yang memanjang dan sirip ekor yang berumbai seperti ekor sebuah komet yang terbakar dilangit.
Ikan ini memiliki ekor tunggal dan bentuk badannya menyerupai ikan mas biasa, hanya saja badannya lebih kecil dan langsing serta bentuk ekornya yang seperti garpu membedakannya dengan ikan mas biasa. Pergerakan ikan mas ini sangat aktif sehingga dapat dipelihara dikolam atau akuarium dan digabung dengan ikan koi.
Ikan mas koki komet ini umumnya berwarna orange kemerahan, merah, orange, kuning, putih atau dwiwarna. Pembiakannya hampir sama dengan mas koki pada umumnya. Dua jenis mas koki komet yang dikenal yakni Sarasa Comets yang berwarna merah dan putih dan Tancho berekor tunggal yang berwarna perak.
3. Ikan Mas koki Shubunkin
Ikan mas koki shubunkin berasal dari Jepang yang ditemukan pada tahun 1892 dan merupakan hasil perkawinan silang antara mas koki Calico Telescope, ikan mas biasa dan Wakin berekor tunggal. Nama Shubunkin diberikan pada ikan ini karena pada badanya berwarna merah menyala dan biru mirip warna Kimono.
Bentuk tubuh ikan ini mirip ikan mas koki komet dan Wakin dengan ekor yang panjang. Warnanya secara keseluruhan merupakan campuran dari beberapa warna merah, biru, putih dan hitam. Jenis Shubunkin yang memiliki warna biru lebih banyak memiliki harga lebih tinggi. Ikan ini memiliki ekor tunggal dan sisik berkilau seperti mutiara.
Ada 3 jenis Shubunkin yakni jenis Amerika, London dan Bristol. Jenis Amerika memiliki bentuk tubuh hampir menyerupai mas koki komet dengan sirip ekor sedikit lebih besar. Jenis London memiliki bentuk yang mirip seperti ikan mas biasa dan jenis Bristol memiliki sirip ekor yang lebih lebar dan ujung membulat menyerupai hurup “B”.
Ikan jenis ini merupakan ikan yang lincah dan perenang cepat serta bertahan baik daripada mas koki lainya sehingga dapat dipelihara dengan baik oleh para pemula. Karena itu, jenis Shubunkin jika dipelihara dalam akuarium membutuhkan ruang yang besar untuk memberikan kesempatan berenang dengan leluasa.
Pengembangbiakannya dikatakan cukup mudah asalkan dipelihara dengan baik dan filtrasi airnya bagus karena ikan ini sering buang kotoran yang dapat membuat air menjadi kotor dan beracun. Jika dipelihara di habitat ideal, ikan ini dapat tumbuh sepanjang 30 sentimeter.

B. Ikan Mas Koki Berekor Ganda

Ikan maskoki pada kelompok ini memiliki ekor gandayang kebanyakan sirip ekornya terbelah, namun ada yang tidak terbelah. Namun semua siripnya menyatu pada bagian dasar sirip sehingga saat mengembang seperti sayap atau kipas. Kebanyakan jenis ini memiliki sirip anal. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah Maskoki ekor kipas (Fantail), maskoki Oranda, maskoki Telescope, maskoki Ryukin, maskoki sisik mutiara atau Pearlscales, maskoki Tosakin, maskoki Wakin dan maskoki Jikin.
1. Ikan Mas Koki Fantail
Secara teknis semua maskoki berekor ganda dan terpisah dikelompokkan dalam maskoki Fantail. Maskoki fantail atau ekor kipas berasal dari China pada zaman dinasti Ming sekitar tahun 1400-an masehi. Fantail dikatakan sebagai bentuk baratnya dari ikan Ryukin dengan tubuh berbentuk seperti telur, sirip punggung yang tinggi dan memiliki sirip ekor yang panjang terbelah.
Maskoki fantail ini tidak memiliki punuk seperti maskoki Ryukin. Karena sirip ekor Fantail ini terpisah maka dapat berenang cukup baik. Sirip jenis Fantail ini sama seperti maskoki lainnya yakni panjangnya tidak melebihi setengah panjang badan.
Maskoki fantail memiliki varietas warna seperti merah, orange, kuning dan calico (bercak-bercak). Maskoki fantail ini merupakan maskoki yang kuat, perenang yang baik namun sensitif terhadap suhu yang rendah. Maskoki jenis ini cocok untuk para penghobi pemula. Pembiakan maskoki ini cukup mudah asalkan kondisi habitatnya di sesuikan dengan kebutuhannya.
2. Ikan Maskoki Oranda
Maskoki Oranda merupakan salah satu ikan maskoki terpopuler dikalangan penghobis karena memiliki cirikhas pada bagian kepala tumbuh daging berbenjol-benjol seperti Lionhead namun pada maskoki Oranda tumbuhnya hanya pada bagian atas kepala saja. Cirikhas kepala ini baru terlihat ketika maskoki Oranda berumur 3-4 bulan. Maskoki Oranda juga memiliki sirip pada bagian punggungnya serta sirip ekor (quadrupple) yang panjang.
Ikan hias ini berasal dari negeri China ditemukan sekitar tahun 1500 an dan mulai diperkenalkan ke Jepang tahun 1789 sampai 1800 masehi dan memiliki warna merah pada bagian tudung kepalanya dan sisanya badannya berwarna putih. Kini telah dikenal varietas maskoki Oranda dengan warna lainnya seperti Calico Oranda, Red Cap Oranda, Blue Oranda dan Chocolate Oranda.
Beberapa sumber mengatakan bhwa maskoki Oranda merupakan mutasi selektif dari maskoki Ryukin yang mengalami pertumbuhan benjol-benjol diatas kepalanya dan beberapa orang juga menganggap maskoki Oranda keturunan dari maskoki Lionhead.
Maskoki Oranda ini merupakan salah satu maskoki terpopuler karena pergerakannya yang dinamis, elegan dan cantik. Ada dua jenis maskoki Oranda yakni Oranda berbadan lebih panjang yang berasal dari Jepang dan berbada lebih pendek dari China. Di Jepang tepatnya di distrik Kumamoto terdapat jenis Oranda besar yang disebut jumbo Oranda dan merupakan hasil peranakan berulang dari jenis Oranda berukuran besar.
Ikan maskoki Oranda ini sangat sensitif dengan suhu lingkungannya dan membutuhkan lingkungan ideal bersuhu 18-22 derajat celsius. Pada bagian tudung kepala maskoki Oranda ini sering mengalami infeksi baketri atau jamur karena sisa-sisa makanan atau kotoran sering nyelip diantara lipatan tudung kepalanya sehingga kebersihan air dan kwalitasnya sangat perlu dijaga ketat.
Untuk membiakkan maskoki Oranda ini diperlukan kondisi lingkungan yang ideal seperti suhu optimal, ruang gerak yang luas, kadar oksigen baik dan nutrisi yang baik.
3. Ikan Maskoki Telescope
Jenis ikan maskoki yang banyak dilakukan persilangan selain Fantail adalah jenis maskoki Telescope yang dikenal dengan “Demekin” di Jepang untuk sebutan ikan maskoki yang memiliki mata menonjol keluar. Kadang juga disebut dengan istilah “Dragon Eyes” di Asia timur. Di Amerika, semua ikan bermata telescope dikenal dengan sebutan “Moors” yang secara teknis hanya dipakai pada ikan telescope berwarna hitam misalnya Black Moor.
Selain karakteristik bentuk mata, ikan maskoki jenis ini tidak punya bentuk sirip yang standar karena kadang bisa berbentuk seperti Veiltail, Butterfly Tail atau jenis Ribbon tail juga ada. Ikan jenis ini memiliki sirip punggung tunggal, selain sirip punggung semua sirip adalah ganda.
Terdapat 3 bentuk penonjolan mata pada jenis ikan ini yakni “dome eye” yaitu bentuknya seperti kubah yakni seperti setengah bola yang menonjol, “flat eye” yaitu mata menonjol namun permukaannya datar serta “Globe eye” dimana penonjolan matanya hampir membulat keluar.
Warna dari maskoki ini beragam, namun yang paling umum yakni berwarna bintik-bintik dan berwarna hitam seperti Black Moor. Ada juga warna baru yakni warna cokelat dan bercak-bercak (calico). Jenis variasi dari ikan maskoki telescope ini kini ada 6 jenis yakni maskoki Black Moors, maskoki Pandas, maskoki Dragonheads, maskoki Dragoneyes, maskoki Dragonback dan maskoki Pom Pom Moors yang merupakan varian terbaru.
Jenis maskoki Telescope cukup tahan terhadap cuaca, namun karena ikan ini gampang terlihat oleh predator lainnya seperti kucing atau burung, maka perlu menjaga keamanannya agar tidak dimakan. Selain itu jika dipelihara dalam akuarium, sebaiknya tidak dilengkapi dengan ornament akuarium yang tajam karena dapat merusak sirip dan matanya.
4. Ikan Maskoki Ryukin
Ikan maskoki Ryukin ini merupakan hasil mutasi dari maskoki wakin. Maskoki Ryukin ini berasal dari China dan masuk ke Jepang pada tahun 1772 dan 1788 melalui daerah distrik Okinawa bernama Ryukyu. Karena ikan ini pertama kali diperkenalkan didaerah tersebut maka namanya menjadi Ryukin.
Ikan maskoki Ryukin memiliki sirip yang besar dan cirikhas punuk yang menonjol dari bagian belakang kepala sampai pangkal ekornya sehingga bagian kepalanya terliha sangat tirus. Maskoki Ryukin memiliki warna beragam seperti merah, putih, hitam, biru, cokelat, dua warna atau calico. Meskipun beragam, ikan ini memiliki warna basic merah putih atau merah. Ikan ini dapat ditemukan hampir disemua toko-toko ikan hias, tetapi jenis Ryukin yang besar (great Ryukin) cukup susah menemukannya dan harganyapun mahal.
Ikan maskoki Ryukin ini termasuk maskoki terkuat karena merupakan keturunan dari jenis wakin, sehingga jenis maskoki ini bisa dipelihara oleh para pemula dengan baik baik dalam akuarium maupun kolam. Tetapi karena penampilannya paling baik dari sisi samping, maka pemeliharaan dalam akuarium lebih bagus.
Ikan maskoki Ryukin ini lebih bagus dipelihara dalam akuarium yang memiliki ketinggian lebih dari rata-rata ikan maskoki lainya karena memerlukan ruang yang lebih vertikal. Karena bentuk tubuhnya yang terdistorsi, maka kadang makanan dapat tersangut dalam ususnya sehingga menyebabkan konstipasi. Jadi jangan terlalu sering memberikan makan terutama makanan keras.
Ikan maskoki Ryukin ini berenang dengan aktif dan lebih lincah, ikan ini juga suka membuli jenis ikan maskoki yang lebih kecil dan lamban. Jadi jangan digabung dengan ikan maskoki Lionhead atau Ranchu. Ikan ini dapat dikembangbiakkan di kolam atau akuarium asalkan pemeliharannya baik dan dapat mencapai panjang 20 cm pada kondisi habitat yang ideal.
5. Ikan Maskoki Pearlscales
Ikan Maskoki sisik mutiara ini berasal dari China pada tahun 1900-an kemudian pada tahun 1950 an diimport ke Jepang dan dijepang dinamani chinshurin. Maskoki ini termasuk dalam tipe maskoki fantail atau ekor kipas.
Ciri khas dari ikan ini adalah bentuk badan yang kompak membulat seperti bola golf dan bentuk sisik yang tebal seperti kubah dan nampak seperti mutiara akibat deposit kalsium karbonat pada sisik tersebut. Warnanya bervariasi seperti merah, putih, biru, hitam, bercak-bercak atau dwiwarna. Maskoki mutiara dengan jambul dikepalanya dinamai dengan maskoki mutiara mahkota atau maskoki sisik mutiara kepala tinggi. Pergerakan maskoki sisik mutiara ini lamban.
Maskoki mutiara yang baik harus berwarna cerah, responsif, sirip belakang harus meninggi, bertubuh pendek dan membulat dan memperlihatkan bentuk sisik mutiara yang baik diseluruh badannya.
Maskoki sisik mutiara ini sangat sensitif terhadap air dingin dan jangan biarkan air sampai dibawah suhu 13 derajat celsius. Ikan ini juga sangat peka terhadap perubahan kadar keasaman (pH) air jadi jangan dibiarkan lama berada dalam kondisi air yang asam atau terlalu basa (alkali) atau air yang mengalami perubahan pH secara signifikan.
Karena bentuk badannya yang kompak dan membulat, maka anatomi usus dan organ dalam ikan ini terkompresi sehingga jangan memberikan makan terlalu sering karena dapat menyebabkan kerusakan organ pencernaan dan masalah pada organ yang dikenal dengan swim bladder.
Jika dipelihara dalam akuarium, sebaiknya jangan menggunakan tanaman atau bahan keras dan tajam karena dapat merusak sisik ikan bahkan terkelupas dan tidak tumbuh lagi sehingga merusak ikan.
6. Ikan Mas Koki Tosakin
Ikan maskoki Tosakin atau ikan maskoki ekor kipas kriting ini berasal dari Jepang dan merupakan ikan hias hasil perkawinan silang antara maskoki Ranchu osaka dengan maskoki Ryukin pada tahun antara 1845 sampai 1851. Persilangan ini dikatakan dilakukan oleh seorang samurai bernama Katsusaburo Suga yang merupakan anggota keluarga bermarga Tosa.
Ikan jenis ini sempat dikabarkan punah akibat perang dunia II dan bencana alam, namun ternyata masih ada 6 ikan maskoki Tosakin yang selamat. Maskoki Tosakin yang ada sekarang merupakan hasil peranakan dari maskoki Tosakin yang tersisa 6 ekor tersebut. Pada tahun 1969, ikan maskoki Tosakin ini dimasukkan kedalam spesies yang dilindungi sehingga peredarannya sangat sedikit.
Bentuk badannya menyerupai bentuk maskoki Ryukin dan maskoki fantail lainnya, namun memiliki cirikhas berupa sirip ekor yang menyatu, lebar, mendatar dan terbuka keatas dan kesamping kanan-kiri. Sirip ekor ini terlihat transparan dan jika terbuka, dari belakang terlihat lebar seperti kipas setengah lingkaran dan jika bergerak terlihat berombak dan saling melipat.
Warna dominan Tosakin adalah orange dan putih, namun juga ada yang berwarna merah, putih, bercak-bercak (calico), hitam dan kuning. Ada varian Tosakin yang memiliki mata telescope.
Karena ikan ini termasuk perenang yang lambat, maka sebaiknya tidak digabung dengan maskoki lincah lainya serta ornamen dalam akuarium tidak terlalu banyak karena semua ini akan dapat merusak sirip ekor Tosakin. Aliran airnya juga tidak boleh besar dan suhunya dijaga agar tidak dingin karena Tosakin sensitif terhadap suhu dingin. Karena peredaranya dipasar yang cukup jarang, maka harganyapun cukup mahal.
7. Ikan Mas Koki Wakin
Maskoki Wakin ini progenitornya berasal dari China dan dikembangbiakkan di Jepang pada tahun 1500-an masehi. Jenis Wakin ini memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan ikan mas dan ikan Carper dimana tubuh memanjang seperti torpedo dengan sirip ekor ganda dan terbelah.
Beberapa orang mengatakan bahwa ikan maskoki Wakin ini adalah versi ekor kipasnya ikan Koi karena mirip ikan Koi. Maskoki wakin umumnya berwarna belang-belang merah putih, merah, putih, kuning, orange atau bercak-bercak.
Ikan ini bergerak lincah dan tahan terhadap lingkungan sehingga pemeliharannya tidak susah. Pemeliharaanyapun dapat diganung dengan ikan koi dalam kolam. JIka dihabitat yang ideal, ikan ini dapat tumbuh sepanjang 11 inchi. Terdapat varian ikan maskoki Wakin yakni Watonai dengan cirikhas ekor berombak.
8. Ikan Maskoki Jikin
Maskoki Jikin ini berasal dari Jepang dan merupakan keturunan dari maskoki jenis Wakin dan sering disebut sebagai “Peacock Tail” atau ekor merak karena bentuk ekor ganda yang mengembang seperti ekor burung merak.
Sumber lain menyebutkan kalau mas koki Jikin ini adalah hasil dari mutasi jenis maskoki Ryukin yang dilakukan oleh Suonokami Amano pada tahun 1600-an. Ikan ini termasuk langka dan tergolong ikan yang dilindungi sehingga harganyapun mahal.
Bentuk ikan ini mirip ikan mas biasa dengan badan yang sedikit lebih pendek. Ekor Jikin seperti kupu-kupu dan terbelah. Ikan mas koki Jikin yang sejati memiliki tubuh berwarna putih dengan warna merah hanya pada bagian mulut, dan sirip-siripnya.
Ikan ini perenang yang baik dan tahan sehingga gampang dipelihara oleh pemula. Terdapat dua varian Jikin yakni Chinese Jinkin yang berwarna merah atau belang-belang merah dan putih. Varian lainnya yakni Edojinkin.

C. Ikan Mas koki Tanpa Sirip Punggung

Maskoki yang tergabung dalam kelompok ini semuanya tidak memiliki sirip pada punggungnya. Semua maskoki ini memiliki bentuk tubuh membulat seperti telur. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah maskoki Lionhead, maskoki Ranchu, maskoki Celestial Eye (mata langit), maskoki mata balon (Bubble Eye), maskoki Pom Pom dan maskoki Eggfish.
1. Ikan Maskoki Lionhead
Jenis ikan maskoki Lionhead ini merupakan jenis tertua dan terkenal dari jenis ikan maskoki yang tidak bersirip punggung. Ikan maskoki Lionhead pertama kali dibiakkan di China dan dikenal dengan sebutan Lionhead karena pada bagian kepalanya terdapat bagian yang tumbuh berbenjol-benjol seperti raspberry menutupi seluruh kepala, pipi dan tutup insang sehingga menyerupai kepala singa jantan yang berambut tebal menutupi kepalanya.
Warna ikan maskoki Lionhead ini dapat bervariasi dari merah, orange, cokelat, biru dan hitam atau seperti belacu (calico), 2 warna atau dapat 3 warna. Ikan maskoki ini paling mirip dengan ikan maskoki Ranchu, namun jika diperhatikan lebih seksama mas koki Lionhead ini memiliki ukuran kepala yang lebih besar dan bagian punggung yang tidak membulat seperti maskoki rancu tetapi lebih lurus.
Ikan omnivora ini cukup sulit dipelihara oleh para pemula terutama maskoki Lionhead dewasa karena anatomi bentuk kepala yang sering menutupi mata dan insang. Ikan mas koki Lionhead ini gampang terluka oleh ornamen dalam akuarium yang tajam dan gerakannya yang lambat sehingga memerlukan perawatan yang handal dalam hal kwalitas oksigen air, jenis tanaman penghias serta pemilihan jenis maskoki lain yang akan digabung dalam satu akuarium.
Untuk membudidayakannya gampang-gampang susah karena harus membuatkan tempat yang mencukupi, makanan yang sehat serta menjaga suhu air. Bagi yang sudah profesional tentu tidak susah.
2. Ikan Mas koki Ranchu
Ikan maskoki Ranchu ini berasal dari Jepang dan merupakan adalah hasil perkawinan silang ikan maskoki Lionhead yang berbeda jenis karena itu bentuknya mirip dengan maskoki Lionhead, hanya saja bagian punggung maskoki Ranchu lebih membulat dengan badan lebih pendek dari Lionhead. Secara teknis cukup sulut membedakan maskoki Ranchu dengan Lionhead sehingga ada yang memasukkan jenis Ranchu ini kedalam jenis Lionhead.
Di Jepang ikan maskoki Ranchu ini disebut sebagai “king of Goldfish” dan termasuk ikan mewah terutama Ranchu yang memiliki benjonan kepala yang baik dan simetris memiliki harga tinggi. Ikan maskoki Ranchu ini dikatakan sebagai maskoki paling mahal.
Warna ikan maskoki Ranchu ini umumnya berwarna merah atau putih, merah putih ada juga berwarna orange, hitam atau biru. Pemeliharaan ikan maskoki Ranchu ini hampir mirip seperti ikan maskoki lainnya jika hanya diperuntukkan sebagai penikmat saja, jika untuk kompetisi maka perlu pemeliharaan yang ekstra ketat.
Maskoki Ranchu ini sifatnya mirip Lionhead yang membutuhkan ruang besar, gerakannya lamban, memerlukan air dengan oksigenasi yang bagus dan dekorasi akuarium yang tidak banyak. Pengembangbiakannya mirip seperti Lionhead dimana ikan Ranchu ini bertelur sampai 1000 telur dan menetas dalam waktu 5-6 hari dan Ranchu muda mengalami perkembangan bentuk kepala seperti raspberry sempurna butuh waktu sekitar satu tahun.
Seperti kebanyakan ikan maskoki tanpa sirip punggung, pemilihan yang bagus sebaiknya dilihat dari atas dan diperhatikan simetrisitas baik dari kepala, badan dan ekor.
3. Ikan Maskoki Celestial Eye
Ikan Maskoki yang berasal dari Korea dan China ini memiliki cirikhas yakni kedua matanya menonjol dan menghadap keatas dan dibawahnya disanggah oleh kantung mata yang cukup besar (berbeda dengan mas koki mata balon) serta tidak memiliki sirip pada punggungnya. Ikan ini dikatakan hasil mutasi dari ikan maskoki teleskop merah (Red Telescope) dan karena posisi matanya menghadap kelangit diberilah nama “Celestial Eye”.
Dikatakan bahwa perubahan arah mata maskoki ini keatas dikarenakan saat proses perkembangannya ikan ini hanya meihat cahaya dibagian atas guci dan proses ini terus menerus terjadi sehingga mata ikan mengalami adaptasi dan perubahan arah. Anakan yang baru menetas bentuk dan posisi matanya normal, kemudian semakin tumbuh posisi mata juga semakin berubah dan pada umur 6 bulan posisi mata ini sudah sepenuhnya menghadap keatas.
Bentuk tubuh maskoki celestia eye ini bulat telur memanjang dengan variasi warna orange, putih, merah, atau merah putih. Meskipun memiliki keterbatasan dalam melihat, maskoki ini termasuk perenang yang baik dan lincah. Ikan ini juga sensitif terhadap suhu dingin dan paling baik jika digabung dengan yang memiliki cirikhas mirip seperti mata balon.
4. Ikan Mas koki Bubble Eye
Ikan maskoki mata balon ini berasal dari China dan dikatan sebagai hasil perkembangan dari jenis maskoki mata teleskop. Ikan ini memiliki cirikhas sesuai namanya yakni memiliki kantong yang berisi cairan dibawah kedua matanya.
Kantung mata ini mulai nampak setelah ikan ini berumur 3 sampai 6 bulan. Kantung mata ini sangat rentan terluka sehingga sebaiknya tidak digabung dengan ikan lainnya serta dekorasi akuarium yang tidak tajam. Jika natung mata ini tertusuk, maka rentan kena infeksi karena isi dalam kantung terpapar komponen dalam air baik bakteri atau jamur atau cacing. Selain itu, kantung mata ini juga rentan terhisap filter air sehingga rawan terluka.
Ikan ini memiliki bentuk punggung yang melengkung dan tidak memiliki sirip punggung. Mas koki mata balon memiliki varietas warna seperti merah, biru, cokelat, hitam, dua warna dan varian berwarna bercak-bercak. Karena bentuk anatomi kantung mata dan tubuh ikan ini menyebabkan pergerakannya lambat sehingga tidak baik jika digabung dengan maskoki lain yang gerakannya cepat. Jika ingin menggabung pemeliharannya, sebaiknya gabung dengan maskoki yang memiliki karakteristik sama misalnya maskoki mata teleskop.
5. Ikan Mas koki Pom Pom
Ikan maskoki Pom Pom atau pompon atau juga bernama hanafusa (jepang) merupakan ikan maskoki yang berasal dari China dengan cirikhas berupa tonjolan daging lembek keluar diantara lubang hidungnya menonjol keluar dikedua sisi kanan dan kiri. Bagian yang menonjol ini merupakan bagian dari nasal septum (sekat hidung) dan tumbuh saat ikan berusia 4,5 bulan dalam bahasa jepang disebut hanafusa atau bunga bertingkat.
Maskoki ini bentuk tubuhnya miri seperti maskoki Lionhead atau Ranchu hanya perbedaanya terletak pada kepalanya dimana Lionhead seluruh kepalanya tertutupi benjolan-benjolan daging. Pom Pom memiliki warna bervariasi mulai dari perak, orange, kuning, hitam sampai warna putih.
Maskoki Pom Pom ada yang memiliki sirip punggung dan ada yang tidak. Pom Pom tipe Ranchu yang tidak memiliki sirip punggung disebut Pom Pom China, sedangkan Pom Pom tipe Oranda yang memiliki sirip punggung disebut Pom Pom jepang.
Dengan pemeliharaan yang baik, ikan ini dapat tumbuh sepanjang 4-6 inchi dan Pom Pom termasuk maskoki perenang yang lamban. Pengembangbiakaannya dikatakan cukup mudah selama dipelihara dalam habitat yang ideal.
6. Ikan Mas koki Eggfish
Jenis maskoki Eggfish ini berasal dari Jepang dan memiliki bentuk badan seperti telur dan tidak memiliki sirip punggung. Jenis varian Eggfish yakni maskoki Phoenik yang meiliki bentuk badan bulat seperti telur dengan ekor yang panjang.
Ikan maskoki unggulan diatas memang banyak dipelihara baik dalam akuarium hias maupun kolam hias karena bentuk dan warnanya yang indah, tak jarang ikan maskoki menjadi pilihan favorit penghobi ikan hias dan memiliki potensi bisnis yang bagus jika dibudidayakan dengan baik meskipun banyak yang mengatakan sulit untuk membudidayakannya. Demikian ulasan mengenai jenis-jenis ikan hias maskoki terutama ikan maskoki unggulan, semoga bermanfaat.

Saturday, 30 July 2016

Cara Budidaya Kelinci/Ternak Kelinci

Cara Ternak Kelinci | Peluang Usaha Ternak terbaru
priyondarulintang.blogspot.com


Cara Ternak Kelinci – Kelinci termasuk hewan peliharaan yang mudah dijinakkan dan cepat beradaptasi pada lingkungan yang baru. Kelinci dahulu hanya dipelihara serta dikembangbiakkan hanya untuk keperluan konsumsi, namun saat ini kelinci juga banyak yang dipelihara karena kelinci memang tergolong hewan yang lucu dan jinak.
 
Ada berbagai jenis kelinci di Indonesia yang banyak di budidayakan para peternak yaitu kelinci lokal atau dalam negeri dan  kelinci ras luar negeri. Berdasarkan kebutuhannya kelinci dibagi menjadi dua seperti yang sudah dijelaskan yaitu kelinci pedaging dan kelinci hias. Spesies kelinci pedaging memiliki bobot badan yang besar serta memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Sedangkan kelinci hias relatif lebih lambat pertumbuhannya namun lebih menarik tampilannya.

 

Teknik Budidaya Kelinci

Budidaya kelinci pada dasarnya sama saja  dengan usaha ternak lainnya. Terdapat beberapa tahap dalam budidaya kelinci. Cara budidaya kelinci lebih lengkapnya akan dibahas pada ulasan di bawah ini.

 

Persiapan Kandang Kelinci

Kandang adalah hal terpenting dalam usaha ternak apapun. Persiapan kandang kelinci harus dilihat berdasarkan tujuannya untuk pedaging atau untuk dipelihara. Persiapan kandang kelinci berdasarkan tipenya dibagi menjadi dua yaitu kandang terbuka dan kandang tertutup.

1.  Kandang terbuka 
Sesuai dengan namanya, kandang terbuka adalah kandang yang berada di halaman yang disekelilingnya di beri pagar agar kelinci tidak keluar dari kandang. Pada pembuatan kandang ini sangatlah mudah anda hanya perlu menyiapkan hamparan yang luas lalu diberi pagar keliling serta rumah-rumahan kecil sebagai tempat kelinci berteduh. Kandang terbuka tidak efektif apabila dilakukan di perkotaan mengingat di perkotaan tidak terdapat lahan halaman yang terlewat luas seperti di perdesaan.
 
2.  Kandang tertutup

Cara Ternak Kelinci | Peluang Usaha Ternak terbaru
Contoh Kandang Kelinci Tertutup

Kandang tertutup yaitu kandang yang berbentuk rumah. Kandang tertutup terdapat dinding, atap dan lantai mirip seperti kandang hewan pada umumnya. Kandang tertutup sangat baik diterapkan untuk peternakan kelinci pedaging karena kelinci yang di pelihara di kandang tertutup akan lebih terjaga kualitas makanan serta kesehatannya. Pada kandang tertutup terdapat dua tipe kandang untuk budidaya yaitu kandang postal dan kandang baterai.
 
  • Kandang postal
Kandang postal adalah kandang yang digunakan untuk menempatkan beberapa ekor anakan kelinci yang baru belajar tidak menyusu induknya. 

  • Kandang baterai
Kandang baterai yaitu kandang  yang dipergunakan sebagai kandang pembesaran ternak kelinci. Kandang baterai dibuat hanya bisa menampung setiap ekor kelinci yang akan di besarkan. Kandang baterai berukuran 60x50x50 cm. 
 
Kandang ini sengaja dibuat sempit agar kelinci yang berada dikandang pergerakannya terbatas supaya kelinci tidak menghabiskan banyak tenaga untuk bergerak. Kandang yang sempit akan memungkinkan kelinci dapat tumbuh lebih cepat karena nutrisi dari pakan yang diberikan dapat diserap secara sempurna tanpa ada yang terbuang sebagai tenaga untuk bergerak. 
Kandang baterai dibuat dari bahan bambu, kayu serta kawat ram. Kandang dibuat dengan menghadap kearah timur agar setiap pagi kandang dapat terkena sinar matahari pagi yang berguna untuk pertumbuhan kelinci. Pada lantai dibuat senyaman mungkin, jangan gunakan kayu yang bolong ataupun terdapat celah lubang pada lantai karena akan membuat kelinci terperosok. Gunakan triplek sebagai lapisan lantai. 

 

Pemilihan Indukan Kelinci

Umumnya memilih bibit calon indukan kelinci sama saja dengan memilih calon indukan lainnya. ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memilih bibit yang baik antara lain.
  • Kelinci yang dipilih harus memenuhi kesehatan yang baik serta tidak memiliki riwayat penyakit dan indukan dapat menghasilkan banyak anakan
  • Kriteria bibit indukan kelinci yang baik untuk kelinci jantan harus memiliki bobot sekitar 4-5 kg sedangkan untuk indukan betina memiliki bobot 4-6 kg.
  • Bulu bersih 
  • Mata cerah dan tidak kusam
  • Kelamin terlihat normal

 

Masa Reproduksi Kelinci

Beberapa teknik dalam reproduksi kelinci antara lain
  1. Kelinci yang dikawinkan harus sudah memasuki masa produktif yaitu sekitar umur 5-6 bulan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah kelinci yang siap dikawinkan adalah kelinci yang sudah mengalami birahi. Namun biasanya kelinci yang sudah memasuki umur 6 bulan sudah memasuki masa birahi dan sudah siap untuk di kawinkan.
  2. Teknik mengkawinkan kelinci adalah dengan memasukkan kelinci jantan dan betina pada satu kandang yang sama dan usahakan ukuran kandang cukup luas untuk menampung 15 ekor kelinci.
  3. Teknik mengkawinkan kelinci dapat dilakukan dengan rasio 1:5 atau 2:10 yaitu satu ekor jantan untuk 5 ekor betina. 
  4. Rata-rata masa hamil kelinci yaitu sekitar 30-35 hari.
  5. Setelah anakan kelinci lahir biarkan hingga anakan kelinci berumur 7-8 minggu hingga anakan kelinci sudah siap disapih. Pada masa menyusui kebutuhan nutrisi indukan harus terpenuhi dengan memberikan konsentrat dan juga pakan hijauan secara rutin.
  6. Setelah berumur 7-8 minggu anakan kelinci sudah siap untuk disapih dan diberikan pakan hijauan yang di iris kecil-kecil agar anakan kelinci lebih mudah memakannya. 
  7. Masa produktif indukan betina akan siap untuk dikawinkan kembali setelah 7-8 minggu setelah anak kelinci sudah disapih.
  8. Umur produktif kelinci dapat mencapai 2-3 tahun tergantung jenisnya. Setiap satu tahun kelinci dapat mengalami kehamilan hingga 4 kali.

 

Pemberian Pakan Kelinci

Pakan kelinci adalah salah satu faktor penentu keberhasilan ternak kelinci. Kelinci yang memiliki bobot yang berat sudah pasti mendapatkan pakan yang berkualitas. Maka dari itu pakan kelinci harus benar-benar diperhatikan.
 
Cara Ternak Kelinci | Peluang Usaha Ternak terbaru
Pemberian Pakan Kelinci

Pakan kelinci yang dapat diterapkan antara lain pakan hijauan, konsentrat dan vitamin. Pakan hijauna kelinci antara lain wortel, bayam, lobak, sawi dan lain sebagainya. Untuk pakan konsentrat dapat dibeli toko pakan ternak yang ada disekitar wilayah anda. Konsentrat biasanya berupa pelet. Walaupun sedikit agak mahal, namun pakan konsentrat adalah pakan yang tinggi akan nutrisinya dan sangat cocok untuk diterapkan pada usaha ternak kelinci yang intensif.
 
Pemberian pakan kelinci dapat diatur jumlahnya. Jumlah yang diterapkan oleh banyak peternak kelinci yang sudah sukses adalah sekitar 5 % dari bobot tubuh kelinci. Waktu pemberian pakan juga harus disesuaikan. Misalnya konsentrat diberikan pada pagi hari pukul 7 maka pakan hijauan diberikan pada jam 10 dan jam 15.00 

 

Panen Kelinci

Umur panen kelinci memang sulit untuk dipastikan karena pada dasarnya daging kelinci tidak seperti ayam, bebek ataupun daging sapi. Panen kelinci akan lebih baik mengikuti permintaan konsumen. Kelinci yang sudah siap dikonsumsi adalah kelinci yang sudah berumur 3-4 bulan. Namun apabila kelinci ingin dijual sebagai indukan, maka alangkah baiknya  kelinci sudah mencapai umur 1 tahun.

Tips Merawat Kucing Persia dan Perlengkapannya


Cara Merawat Kucing Persia dan Perlengkapannya

Cara Merawat Kucing Persia - Kucing Persia merupakan salah satu favorit di kalangan pecinta kucing. Mulai dari tingkahnya yang lucu, bulunya yang indah dan lebat, bentuk hidungnya yang lucu, hingga matanya yang bening membuat pecinta kucing menyukainya. Apalagi kalo lihat kucing Persia yang masih kanak-kanak, duuhh gemesnya. Memelihara kucing Persia termasuk hal yang gampang-gampang susah. Anda wajib mengetahui tips dan cara merawat kucing persia agar anda dapat menjaga keindahan fisik dan kesehatan kucing persia. Percuma saja anda membeli kucing yang harganya cukup mahal jika tidak mengetahui cara merawatnya.

Cara Merawat Kucing Persia dan Beberapa Perlengkapannya

cara merawat kucing persia

Ada beberapa perlengkapan yang harus ada untuk menunjang kecantikan dan kesehatan kucing persia, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Kandang yang terjaga kebersihannya.
  • Sisir yang berguna untuk merapikan bulu kucing.
  • Tissue bayi untuk membuat bulu kucing berbau harum dan tidak akan menyebabkan alergi karena formula tisu bayi yang lembut.
  • Tissue mata untuk membersihkan mata kucing dan daerah sekitar hidung karena biasanya kucing persia sering mengeluarkan air mata.
  • Tempat makan dan minum yang bersih.
  • Tempat kotoran yang selalu bersih.
  • Aneka mainan agar kucing terlihat aktif dan tidak bosan.

Setelah mengetahui beberapa peralatan yang dibutuhkan oleh kucing persia, kini saatnya kita membahas tentang cara merawatkucing persia, yang diantaranya adalah:
  • Pastikan kandang dalam keadaan bersih, tempat makan dan minumnya harus rutin dibersihkan setiap hari.
  • Pasir sebagai tempat kucing membuang kotoran harus dicuci dengan cairan pembunuh kuman atau disinfektan dan keringkan hingga kering di bawah terik matahari. Kemudian isi wadah lagi dengan pasir yang bersih.
  • Usahakan 2 minggu sekali kucing persia di mandikan.
  • Usahakan dikeramas paling tidak sebulan sekali dengan shampo khusus untuk kucing agar bulu kucing terawat dengan baik.
  • Selalu sediakan makanan dan air minum dalam kandang. Makanan dan minuman harus mencukupi nutrisi yang dibutuhkan agar kondisi prima dan bulunya indah dan mengkilap.
  • Perhatikan makanan kucing persia. Jangan memberi makan kucing persia dengan makanan berupa ikan asin, karena ikan asin dapat merontokkan bulu-bulunya. Karena keindahan kucing persia terletak pada keindahan bulu-bulunya.
  • Rutin mengajak kucing bermain agar ia terlihat aktif dan lincah.
  • Biasakan berjemur di pagi hari untuk kesehatannya.
  • Sebulan sekali sebaiknya anda memeriksakan kesehatan kucing anda ke dokter hewan, dan konsultasikan sekiranya kucing membutuhkan vaksin.
  • Rapikan dan menyisir bulu kucing persia dengan sisir yang didesain khusus untuk kucing. 

Cara Merawat Kucing Persia Bulu Panjang

Dengan bulunya yang indah, kucing Persia memang sangat ideal untuk dijadikan hewan peliharaan dirumah kita. Selain itu, wajahnya juga imut-imut dan bulunya yang sangat lembut. Namun, jenis peliharaan ini memerlukan perawatan khusus untuk membuat bulunya tetap sehat dan indah. Akan tetapi teman-teman jangan khawatir. Perawatan khusus tidak berarti sulit atau mahal. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dijadikan sebagai panduan dasar untuk cara merawat kucing Persia :

Jenis kucing dengan bulu yang panjang ini setiap hari diharuskan untuk disisir dengan sisir khusus kucing yang biasanya selalu disediakan di PetShop. Cara menyisir seperti ini adalah perawatan dasar untuk bulu. Kemampuan kucing untuk merawat bulunya sangat terbatas. Oleh karena itu, kita bantu dengan sisir khusus kucing ini agar bulunya tetap rapih dan terawat. Biasanya sisir yang digunakan yaitu sisir dari bahan logam.
Jangan lupa juga untuk menyeka bulu kucing kita dengan menggunakan tisu basah yang diperuntukan untuk bayi. Kalo males pakai tisu, gunakan lap yg biasa dipakai untuk kendaraan atau kanebo asalkan kanebo tersebut harus baru.

Jika ada bulu yang gimbal pada kucing kita jangan pernah sesekali untuk mencabutnya. Cara mencabut bulu bisa menyebabkan luka pada kulit kucing. Coba saja kita gunting bulu yang gimbal tersebut menggunakan gunting.

Apabila kucing yang kita pelihara ini sering belekan, teman-teman tidak perlu kaget. Biasanya kucing jenis persia peaknose extrem yang sering seperti ini. Jadi kita harus rajin saja setiap pagi dan sore untuk membersihkan bagian matanya agar tidak menjadi kerak dibagian matanya.

Nah sobat, itulah sedikit bahasan tentang cara merawat kucing Persia, semoga bermanfaat